Minggu, 12 Oktober 2014

Bahan UTS Kelas 8 SMPN 6 Batang

A.    SEPAK BOLA

Variasi dan Kombinasi Aktivitas Bermain Sepakbola
Variasi dan kombinasi dalam permainan sepakbola adalah gabungan beberapa
bentuk gerakan prinsip dasar dengan berbagai cara, seperti: melakukan prinsip
dasar mengumpan/menendang, menahan, menggiring, menyundul, di tempat,
bergerak maju-mundur, dan bergerak menyamping, zig-zag, baik secara perorangan,
berpasangan maupun kelompok.
Akhir dari pembelajaran variasi dan kombinasi prinsip dasar ini adalah
untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan penanaman nilai disiplin,
menghargai perbedaan, tanggungjawab, dan kerjasama, berikut bentuk kombinasi
pembelajarannya:

1. Aktivitas bermain mengumpan,menendang, menahanbola menggunakankaki bagian luar, dalam,
dan punggung kaki,
(a) persiapan: berdiriberhadapan berjarak± 2-3 m, berpasangan atau berkelompok,
(b) pelaksanaan: lakukan prinsip dasar mengumpan, menendang, dan menahan bola menggunakan kaki kanan dan kiri (kaki bagian dalam, luar, dan punggung kaki, dan telapak kaki), tahap pertama lakukan di tempat, lanjutkan sambil bergerak maju, mundur.

2. Aktivitas bermain mengumpan, menendang, menahan bola menggunakan kaki bagian
luar, dalam, dan punggung kaki,
(a)persiapan: berdiri berhadapan berjarak ± 2-3 m, berpasangan atau berkelompok,
(b)pelaksanaan: lakukan prinsip dasar mengumpan, menendang, dan menahan bola menggunakan kaki kanan dan kiri (kaki bagian dalam, luar, punggung kaki, dan telapak kaki), bergerak ke kanan dan kiri, tahap pertama sebelum mengumpan/menendang bola, bola ditahan terlebih dahulu, dan tahap kedua bola langsung diumpan/ditendang .

3. Aktivitas bermain menggiring, menahan, dan menendang/mengumpan bola menggunakan kaki
bagian luar, dalam, dan punggung kaki,
(a) persiapan: berdiri menghadap arah gerakan
berjarak ± 7 - 10 meter, berkelompok, formasi berbanjar,
(b) pelaksanaan: lakukan menggiring bola menggunakan kaki bagian dalam, luar, dan punggung kaki (kaki kanan dan kiri) ke depan menempuh jarak sekitar 7-10 meter, setelah tiba pada garis 7 atau 10 meter bola ditahan menggunakan, kaki bagian dalam, luar atau telapak kaki, kemudian putar
badan berbalik arah, tendang/umpan bola menggunakan kaki bagian dalam, luar, atau punggung kaki (kaki kanan atau kiri) ke arah teman yang sudah siap untuk melakukan gerakan seperti peserta didik pertama.

4. Aktivitas bermain menggiring zig-zag, menahan, dan menendang/ mengumpan bola menggunakan
kaki bagian luar, dalam, dan punggung kaki,
(a) persiapan: berdiri menghadap arah gerakan berjarak ± 7 - 10 meter, berkelompok, formasi berbanjar,
(b) pelaksanaan: lakukan menggiring bola zig-zag melalui cone menggunakan kaki bagian dalam, luar, dan punggung kaki (kaki kanan dan kiri) ke depan menempuh jarak sekitar 7-10 meter, setelah tiba pada batas menendang, lakukan tenda-ngan bola menggunakan kaki bagian dalam, luar atau punggung kaki ke arah target gawang, dan peserta didik yang berada di belakang gawang menahan gerak bola menggunakan kaki bagian dalam, luar, dan punggung kaki (kaki kanan dan kiri).

B.     LOMPAT JAUH DAN LAPANGAN SUDAH DICATATAN

C.    LARI JARAK MENENGAH
Gerakan lari jarak menengah ( 800 m, 1500 m, dan 3000 m ) sedikit berbeda dengan gerakan lari jarak pendek (sprint). Akan tetapi, pada garis besarnya perbedaan ini terutama pada cara kaki menapak. Pada lari jarak menengah, kaki menapak pada ujung tumit kaki dan menolak dengan ujung kaki. Adapun pada lari jarak pendek, menapak dengan ujung-ujung kaki, tumit sedikit sekali menyentuh tanah. Di samping itu, lari jarak menengah dilakukan dengan gerakan-gerakan untuk menghemat tenaga.Dalam lari jarak menengah, pelaksanaan startnya dilakukan dengan menggunakan start berdiri, yang aba-abanya hanya "bersedia" dan "ya". Dikatakan start berdiri karena pelaksanaannya dilakukan dengan berdiri.
Hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam lari jarak menengah:
1.      - Badan harus selalu rileks selama lari.
2.      - Lengan diayunkan dan tidak terlalu tinggi seperti pada lari jarak pendek.
3.      - Badan condong ke depan.
4.      - Langkah tetap dengan tekanan pada ayunan kaki ke depan.
5.      - Penguasaan pada kecepatan lari, kondisi fisik serta daya tahan.
6.   - Latihan terus-menerus (teratur, terukur, maju berkelanjutan) untuk mengembangkan daya tahan umum dan regenerasi/pemulihan.
7.    - Latihan interval extensif dan intensif. Extensif latihan menekankan pada daya tahan umum sedangkan intensif latihan menekankan pada daya tahan khusus.
8.   - Latihan fartlek (speed play) adalah latihan yang dilaksanakan di alam terbuka dimana kita bebas untuk bermain-main dengan kecepatan kita sendiri, serta memvariasikan kecepatan tempo larinya.
Hal–hal yang dianggap tidak sah dalam lari jarak menengah yaitu :
1.      Melakukan kesalahan start lebih dari 3 kali
2.       Memasuki lintasan pelari lain
3.      Mengganggu pelari lain
4.      Keluar dari lintasan
5.      Terbukti memakai obat perangsang

D.    SENAM LANTAI SUDAH DI CATATAN

E.     RENANG GAYA BEBAS
1. Posisi badan di atas air
Posisi badan di atas air harus sejajar dengan permukaan air (streamline), yaitu keadaan tubuh rileks. Posisi badan yang salah akan mengurangi kecepatan berenang.
2. Gerakan Kaki
Gerakan kaki harus diatur sedemikian rupa agar menghasilkan suatu gerakan kaki yang benar karena fungsi gerakan kaki sebagai alat keseimbangan, sedangkan gerakan maju ke depan sebagian besar ditentukan oleh tangan. Tungkai kiri dan kanan bergerak ke atas dan kebawah dengan rileks tanpa menekuk lutut.
3. Gerakan Lengan
Gerakan lengan dalam gaya bebas dibagi menjadi tiga tahap, yaitu gerakan menarik, mendorong, dan istirahat.
a) Gerakan menarik (pull)
Untuk memulai gerakan menarik, tangan dimasukkan kedalam air. Gerakan menarik (pull) dilakukan setelah siku masuk di dalam air sampai tangan mencapai bidang vertikal.

b) Gerakan mendorong (push)
Gerakan tangan mendorong (pull) harus dilakukan dengan kuat dan arahnya dari depan ke belakang sampai tangan di bawah dada.
4. Pernafasan
Teknik bernafas pada renang gaya bebas adalah sebagai berikut :
Palingkan muka kesamping sebagian atau seluruhnya dengan mulut keluar dari permukaan air.
- Kemudian, ambillah udara sebanyak-banyaknya melalui mulut dan keluarkan napas secara perlahan-lahan setelah muka masuk ke dalam air.