Senin, 28 Januari 2013

CARA MENGUKUR DENYUT NADI ‘radial, cartoid, stethoscope dan pulse meter’



Denyut nadi adalah perubahan tiba-tiba dari tekanan jantung yang dirambatkan sebagai gelombang pada dinding pembuluh darah. Jumlah denyut nadi istirahat orang sehat 70 – 80X per menit. Perhitungan denyut nadi istirahat sebaiknya dilakukan pagi hari sebelum kita melakukan aktivitas fisik  apapun. Ada 4 cara dalam menghitung denyut nadi yaitu :
  1. Radial pulse rate
  2. Cartoid pulse rate
  3. Stethoscope heart rate
  4. Pulse meter


Secara Radial Pulse Rate
Sentuh dengan ujung jari telunjuk dan jari tengah arteri radialis kearah distal dibagian ujung radius (didaerah pergelangan tangan sebelah luar). Rasakan denyutnya dan hitunglah selama 1 menit.

Secara Cartoid Pulse Rate
Sentuh didaerah leher dibawah telinga dan rahang. Jangan menekan terlalu kuat, karena penekanan kuat arteri cartoid dapat menyebabkan efek hambatan (inhibisi) pada kerja jantung. Rasakan denyutnya dan hitunglah selama 1 menit.


Secara Stethoscope Heart Rate
Tempelkan tangkai pendengaran dilubang telinga dimana ujung tangkai menghadap keluar dan letakan dataran bulat stethoscope ditengah bawah sternum dibagian kiri dada. Dengarkan bunyi detak jantung dan hitung selama 1menit.

Secara Pulse Meter
Genggamlah cincin logam dalam posisi tetap (tidak boleh di putar-putar atau diremas-remas) hidupkan alat kemudian biarkan beberapa detik sehingga angka digital yang tampak diam pada angka tertentu. Angka ini menunjukan denyut nadi permenit.







CARA MENGUKUR SUHU BADAN ‘Axiler, oral dan rectal’


Nilai suhu tubuh dipengaruhi metabolisme tubuh dan aliran darah, serta hasil pengukuran akan berbeda sesuai dengan tempat pengukuran. Suhu tubuh dapat diketahui dengan menggunakan alat thermometer.
Pengukuran suhu badan dapat dilakukan secara :


  1. Axiler (ketiak)
  2. Oral (mulut)
  3. Rectal (anus)

Cara pengukuran axiler (ketiak)
  1. Keringat pada ketiak dikeringkan
  2. Ujung termometer diletakan pada puncak ketiak
  3. Lengan dirapatkan kedalam
  4. Pembacaan hasil dilakukan setelah 10 menit
  5. Suhu normal pada pengukuran rektal yaitu 34,70C – 37,30C

Cara pengukuran oral (mulut)
  1. Ujung thermometer dibersihkan dengan kapas alkohol
  2. Ujung thermometer diletakan dibawah lidah
  3. Mulut ditutup dan bernafas melalui hidung
  4. Pembacaan hasil dilakukan setelah 5 menit
  5. Suhu normal pada pengukuran oral yaitu 35,50C – 37,50C

Cara pengukuran rectal (anus)
  1. Ujung termometer sedikit diberi pelicin (vaselin)
  2. Ujung air raksa dimasukan ke anus
  3. Pembacaan hasil dilakukan setelah 5 menit
  4. Suhu normal pada pengukuran rectal yaitu 36,60C – 380C


KUMPULAN CARA PENGUKURAN FUNGSI TUBUH


Minggu, 27 Januari 2013

CARA MENGHITUNG BERAT BADAN IDEAL


Sebelum kita menghitung berat badan ideal terlebih dahulu kita harus tahu prosedur pengukuran tinggi badan dan berat badan.
  • Prosedur pengukuran tinggi badan

  1. Lepas sepatu atau alas kaki
  2. Berdiri dengan tegak dan pandangan lurus kedepan serta seluruh telapak kaki menapak
  3. Ukurlah tinggi badan mulai dari tumit (caicaneus) sampai puncak tengkorak (sutura sagittalis).
  4. Catatlah hasil pengukuran dalam satuan cm

  • Prosedur pengukuran berat badan

  1. Lepaskan alas kaki, aksesoris dan pakaian luar
  2. Sesuaikan jarum penunjuk timbangan hingga sejajar dengan angka 0 kg
  3. Berdiri dengan kedua kaki dibagian tengah timbangan dan pandangan lurus kedepan
  4. Catatlah hasil pengukuran dalam satuan kg

  • Rumus berat badan ideal dengan rumus Broca

Berat Badan Ideal = (TB – 100) – 10 % (TB – 100)

  • Contoh : tinggi badan 175 cm

BB ideal  = (TB – 100) – 10%(TB – 100)
          = (175 – 100) – 10%(175 – 100)
          = 75 – 10% X 75 = 75 – 7,5 
          = 67,5 Kg
Jadi berat badan ideal untuk tinggi badan 175 Cm adalah 67,5 Kg

CARA MENGUKUR DAYA TAHAN JANTUNG DAN PARU-PARU


Tujuan dari pengukuran ini yaitu untuk mengukur kemampuan dan kesanggupan kerja fisik seseorang yang ditunjukan oleh kerja jantung dan paru-paru.
Dalam pengukuran ini menggunakan Cooper Test Yaitu Lari 2,4 Km.
  • Alat dan bahan :

  1. Lintasan lari (track) 400 m atau menggunakan lapangan
  2. Stopwatch
  3. Petugas penghitung waktu dan lintasan

  • Prosedur pengukuran :

  1. Lintasan lari harus rata
  2. Gunakan sepatu dan pakaian olahraga yang sesuai.
  3. Dengarkan aba-aba oleh petugas dan mulailah lari secepat mungkin (stopwatch dihidupkan) menempuh 6X putaran (2,4 KM).
  4. Setelah selesai  menempuh jarak 2,4 km stopwatch dimatikan.
  5. Catatlah hasil dalam menit dan detik.
  6. Waktu tempuh dicocokan dengan tabel standart yang berlaku menurut kelompok umur dan jenis kelamin.
  7. Tes dianggap gagal apabila tidak dapat menyelesaikan /menempuh jarak 2,4 km
  8. Klik  dibawah ini untuk melihat tabel Cooper Test


Kamis, 24 Januari 2013

PENYEBAB SAKIT JIWA


Ada beberapa faktor penyebab sakit jiwa yang meliputi :



  • FAKTOR BIOLOGIS
  1. GENETIK (KETURUNAN). Seseorang mempunyai resiko lebih besar bila anggota keluarganya mempunyai sejarah sakit jiwa karena para ahli percaya bahwa penyakit jiwa banyak dikaitkan dengan kelainan pada gen.
  2. INFEKSI. Infeksi tertentu dapat menyebabkan kerusakan otak tertentu yang dapat menyebabkan penyakit jiwa. Sebagai contoh, kondisi yang dikenal sebagai gangguan neuropsikiatri pediatrik autoimun terkait dengan bakteri Streptococcus telah dikaitkan dengan penyakit jiwa lainnya pada anak-anak.
  3. PRENATAL. Beberapa bukti menunjukkan bahwa gangguan perkembangan otak awal janin dapat menyebabkan cacat otak yang dapat menyebabkan penyakit jiwa. Gangguan gangguan dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti gizi buruk, zat-zat tertentu seperti paparan logam berat.
  4. KECELAKAAN. Kecelakaan dapat menyebabkan kerusakan pada otak yang dapat berakibat fatal. Kecelakaan seperti benturan pada kepala dapat berakibat gangguan mental pada penderita.


  • FAKTOR PSIKOLOGIS
  1. STRES. Gangguan jiwa dapat disebabkan oleh stres. Stres dapat terjadi karena banyak beban pikiran.
  2. TRAUMA. Trauma psikologis yang parah dapat menyebabkan gangguan jiwa, hal ini dapat terjadi karena kekerasan fisik atau seksual.


  • FAKTOR SOSIOLOGIS
  1. LINGKUNGAN. gangguan jiwa dapat disebabkan karena lingkungan yang tidak mendukung. Lingkungan mencangkup keluarga, teman-teman, masyarakat dll.



Artikel ini bersumber pada beberapa artikel  luar negeri yang saya terjemahkan. Mungkin masih banyak penyebab dari sakit jiwa. Semoga bermanfaat dan terima kasih.....

Rabu, 16 Januari 2013

KUMPULAN ARTIKEL KESEHATAN

CARA MENGATASI INSOMNIA ( SUSAH TIDUR )


Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan bila anda susah tidur atau insomnia antara lain :
  1. Membaca. Membaca buku sebelum tidur akan membuat anda sedikit lelah, dengan keadaan tubuh yang lelah akan membantu anda untuk dapat tidur.
  2. Mendengarkan musik. Usahakan mendengarkan musik-musik yang slow. Dengan mendengarkan musik membuat badan dan pikiran merasa nyaman dan rilek sehingga membantu anda untuk tertidur.
  3. Rutinitas tidur yang teratur. Jangan sering begadang karena dengan sering begadang tubuh anda akan teRadaptasi untuk tidur malam, jadi cobalah tidur diwaktu yang teratur
  4. Hindari kafein. Hindarilah mengkonsumsi kafein dalam berbagai bentuk seperti kopi, coklat, cola dll karena zat ini akan membuat anda untuk susah tidur
  5. Tempat yang nyaman. Desainlah tempat tidur anda senyaman mungkin, atur sedemikian rupa agar tempat tidur anda nyaman untuk tidur
  6. Berolahraga. Dengan berolahraga dapat membantu anda untuk mudah tidur, hal ini karena tubuh anda butuh istirahat.
  7. Hilangkan beban pikiran. Cobalah sejenak untuk menghilangkan beban pikiran yang mungkin membuat kecemasan pada diri anda, buat pikiran menjadi rilek dan nyaman

GOOD LUCK.........